Jerat dan rayuan penari telanjang jual minuman | ..::WorSKAholic..::

You are here:
Home » Gaya Hidup » Jerat dan rayuan penari telanjang jual minuman

Jerat dan rayuan penari telanjang jual minuman

 

jerat-dan-rayuan-penari-telanjang-jual-minuman

Lena bergoyang mengikuti dentuman musik keras. Tak malu dipelototi puluhan laki-laki, gadis itu meliuk-liuk nyaris tanpa busana. Di bawah panggung, para penonton menelan ludah melihat aksi gadis muda berusia 23 tahun itu.

Pemandangan ini biasa terjadi di sebuah lantai 8 Hotel di Jakarta Barat. Ada klub khusus yang menyediakan tarian wanita telanjang.

Setelah menari sekitar 20 menit, Lena turun dari panggung. Tapi rupanya tugas belum selesai. Dia berkeliling dari meja ke meja. Di belakangnya seorang wanita lain membawa baki berisi gelas minuman.

Satu gelas minuman kecil itu harganya Rp 30.000. Mau duduk atau mengobrol dengan Lena, traktir dia minum. Tentu bukan hanya satu gelas, dalam waktu lima menit, gadis ini sanggup menghabiskan 10 gelas kecil berisi minuman. Kalikan sendiri butuh berapa untuk dekat dengan penari telanjang ini.

Lena pun tak segan-segan merangkul tamu. Kadang dia duduk di pangkuan tamu. Merapatkan tubuhnya yang nirbusana sambil membisikkan kata-kata mesra. Sementara tangan satunya terus mengambil minuman dari baki. Tak sadar si tamu sedang diperdaya.

“Tugas saya dua. Menari dan jual minuman kayak gini. Makin banyak minuman yang dijual, bonusnya makin besar,” kata Lena saat berbincang dengan merdeka.com.

Lena tak mau menyebutkan gajinya. Dia mengaku mengandalkan tambahan dari tips dan penjualan minuman.

“Nggak sampai tiga juta deh kalau cuma gaji. Mana cukup kan?” katanya.

Seorang pengunjung, Dwi (33) sudah paham trik para penari telanjang ini. Karena itu dia menolak jika ada penari yang duduk atau merayu dirinya.

“Udah tahu, nanti kantong malah bolong. Lima menit doang bisa abis ratusan ribu. Saya pilih nonton aja di panggung,” kata Dwi.

Namun banyak juga yang dengan senang hati mengizinkan para wanita cantik ini duduk di pangkuan mereka. Rupiah pun mengalir dari dompet mereka.

“Keluar uang nggak masalah. Itung-itung nyumbang cewek cakep deh,” kata Harry, pengunjung yang lain.

Sumber : Tempo

     

Leave a Reply to this Post

Apr
6
2013
 
 
..::WorSKAholic..:: Search form
Recent Comments
  • track macros: Hi there! Thhis post could not be written anny better! Going through thiss artcle reminds me of my...
  • carb cycling: Wow, that’s what I was exploring for, what a data! present here at this weblog, thanks admin of...
  • 7 best supplements for mens: Attractive section of content. I just stumbled upon your web site and in accession...
  • broscience.com: Hello would youu mind letting me know which web host you’re working with? I’ve loadded...
  • BroScience.com: It’s realkly a cool and useful piece of information. I am satisfied that you simply shared tuis...
Family
Friends
Free counters!

PING  |  PING  |  PING