Mobil Murah Harus Memenuhi Syarat Syarat Berikut Ini | ..::WorSKAholic..::

You are here:
Home » Otomotif » Mobil Murah Harus Memenuhi Syarat Syarat Berikut Ini

Mobil Murah Harus Memenuhi Syarat Syarat Berikut Ini

 

mobil murah

Imamdermawan.web.id Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat telah mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) soal mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost and Green Car (LCGC). Ada beberapa syarat teknis yang menjadi patokan sebuah mobil bisa disebut sebagai LCGC.

“Ketentuannya ditetapkan untuk motor bakar cetus api kapasitas isi silinder 980-1200 cc dengan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) paling sedikit 20 km/liter atau bahan bakar lain yang setara, dan untuk motor bakar nyala kompresi (diesel) kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc dengan konsumsi BBM paling sedikit 20 km/liter atau bahan bakar lain yang setara,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat dalam keterangan resmi di situs Kemenperin, Minggu (14/7/2013)

Syarat berikutnya soal ketentuan jenis BBM, juga harus memenuhi spesifikasi minimal Research Octane Number (RON) 92 untuk motor bakar cetus api dan Cetane Number (CN) 51 untuk diesel.

Selain itu ada syarat teknis lainnya berupa radius putar (turning radius) dan jarak terendah dari permukaan tanah (ground clearance) diatur dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Permenperin tersebut.

Ada kewajiban yang mengatur penggunaan tambahan merek, model, dan logo yang mencerminkan Indonesia, serta mengatur besaran harga jual mobil LCGC paling tinggi Rp 95 juta berdasarkan lokasi kantor pusat Agen Pemegang Merek.

Mengenai besaran harga, dalam juknis disebutkan dapat disesuaikan apabila terjadi perubahan-perubahan pada kondisi atau indikator ekonomi yang meliputi besaran inflasi, kurs nilai tukar Rupiah dan/atau harga bahan baku. Termasuk juga dalam penggunaan transmisi otomatis dan/atau teknologi pengaman penumpang.

“Untuk penyesuaian harga berdasarkan penggunaan teknologi transmisi otomatis maksimum sebesar 15%, sedangkan untuk penggunaan teknologi pengaman penumpang maksimum sebesar 10%,” katanya.

Seperti diketahui Menperin MS Hidayat telah menerbitkan juknis kebijakan mengenai mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau.

Juknis tersebut merupakan turunan dari program mobil emisi karbon rendah atau low emission carbon (LEC) yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Aturan ini telah ditetapkan pada 1 Juli 2013 dan telah diundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 895 pada 5 Juli 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin.

Ini Dia 4 Syarat yang Harus Dipenuhi Produsen Mobil Murah

Bagi produsen mobil yang ingin memproduksi mobil murah atau Low Cost and Green Car (LCGC) harus memenuhi syarat administratif untuk bisa mendapat fasilitas penghapusan pajak penjualan barang mewah (PPn BM). Setidaknya ada 4 syarat yang harus dipenuhi oleh para pabrikan atau Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

Pertama, setiap Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) wajib memberikan hasil uji konsumsi bahan bakar, uji ketentuan teknis, bukti visual penggunaan tambahan merek Indonesia, termasuk model dan logo yang mencerminkan Indonesia.

Kedua, setiap perusahaan wajib memberikan data dan bukti realisasi investasi, manufaktur motor penggerak (mesin), transmisi, dan axle, termasuk rencana menggunakan komponen lain dari pasokan lokal.

Ketiga, pemberian surat pernyataan bermaterai berisi harga jual produk LCGC ke konsumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, seluruh ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan sebelumnya wajib lolos verifikasi oleh lembaga independen Surveyor.

“Tanpa memenuhi keempat peryaratan tersebut, setiap ATPM tidak bisa mendapatkan potongan PPnBM. Menperin akan menerbitkan surat penetapan penerima insentif program LCGC paling lambat 12 hari kerja sejak diterimanya surat permohonan secara lengkap dan benar,” jelas Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat.

Hidayat mengatakan aturan LCGC bertujuan mendorong dan mengembangkan kemandirian industri otomotif nasional, khususnya industri komponen kendaraan bermotor roda empat agar mampu menciptakan motor penggerak, transmisi dan axle yang berdaya saing seiring dengan peningkatan permintaan kendaraan bermotor yang hemat energi dan harga terjangkau.

“Pengembangan produksi mobil LCGC merupakan Program Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor dengan pemberian fasilitas berupa keringanan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM),” kata Hidayat.

Sumber : Detik

     

Leave a Reply to this Post

Jul
14
2013
 
 
..::WorSKAholic..:: Search form
Recent Comments
  • tracking macros: Howdy very cooll site!! Man .. Beautiful .. Wonderful .. I wilkl bookmark your blog and take the...
  • FirstBobby: I see you don’t monetize your site, don’t waste your traffic, you can earn extra bucks every...
  • broscience.com: Amazing isssues here. I am very happy to peer your post. Thanks a lot and I am having a look ahead to...
  • 83Ulysses: Hi blogger, i must say you have hi quality posts here. Your website can go viral. You need initial traffic...
  • Game Judi Poker Online: Saved ?s a favorite, I ?ike your web site! m? web page Game Judi Poker Online
Family
Friends
Free counters!

PING  |  PING  |  PING