Rider Motor Nggan Beli Mobil Murah | ..::WorSKAholic..::

You are here:
Home » Otomotif » Rider Motor Nggan Beli Mobil Murah

Rider Motor Nggan Beli Mobil Murah

 

184953_berteduh-di-kolong-tol_663_382

Terus Mencari Ilmu – Imamdermawan.web.id Regulasi mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) telah diterbitkan pemerintah. LCGC diharapkan bisa memberi peluang bagi masyarakat, khususnya pengendara motor untuk mendapatkan mobil dengan harga terjangkau.

Namun, di mata produsen mobil yang tengah siap menyodorkan model LCGC, hal itu bukanlah perkara mudah. Ada dua aspek yang dinilai menjadi alasan pengendara motor pikir-pikir beralih ke mobil murah.

Menurut Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor –agen tunggal pemegang merek Honda di Indonesia–, aspek harga menjadi alasan pertama.

Rentan harganya terlalu jauh dari motor ke mobil murah, meski mungkin harga paling murah dijual Rp75 juta.

“Gap-nya terlampau jauh dari motor ke mobil. Motor itu kan kebanyakan orang beli yang berkapasitas mesin 125cc, dan harganya berkisar Rp10-15 juta. Kalau mesti upgrade ke harga Rp80-100 juta bisa dibayangkan berapa kali lipat bedanya,” kata dia, Senin 17 Juni 2013.

Alasan kedua perihal membayar bensin dan layanan purna jual mobil jauh lebih mahal dari motor. “Setelah beli kendaraan masih ada biaya yang memberatkan seperti harga BBM, perpanjangan STNK, service berkalanya, tempat parkirnya, dan lain sebagainya,” imbuh dia.

Meski tidak terlalu berpengaruh pada pergeseran kendaraan dari roda dua ke roda empat, Jonfis menilai mobil murah pasti dibeli oleh orang yang belum punya mobil.

“Mobil murah Honda bukan menggantikan sepeda motor, namun memberikan peluang untuk orang-orang yang belum punya mobil,” ujarnya.

Para produsen mobil murah memang akan mengincar orang dengan pengeluaran Rp5-7 juta per bulan. Sebab, orang dengan pengeluaran itu banyak di Indonesia. Jumlahnya sekitar 6 juta orang.

Rencananya, Honda bakal menggunakan platform Brio dalam merancang mobil murah. Tapi, produsen asal Jepang itu tidak akan menggunakan nama Brio sebagai merek produknya. Mereka bakal menggunakan nama lain yang memiliki unsur Indonesia –sesuai ketentuan LCGC.

“Kami akan kasih tahu agar bisa lebih jelas dan detail soal mobil Honda, saat media gathering bulan Juli nanti,” tambah Jonfis.

Sumber : Viva

     

Leave a Reply to this Post

Jun
18
2013
 
 
..::WorSKAholic..:: Search form
Recent Comments
  • track macros: Hi there! Thhis post could not be written anny better! Going through thiss artcle reminds me of my...
  • carb cycling: Wow, that’s what I was exploring for, what a data! present here at this weblog, thanks admin of...
  • 7 best supplements for mens: Attractive section of content. I just stumbled upon your web site and in accession...
  • broscience.com: Hello would youu mind letting me know which web host you’re working with? I’ve loadded...
  • BroScience.com: It’s realkly a cool and useful piece of information. I am satisfied that you simply shared tuis...
Family
Friends
Free counters!

PING  |  PING  |  PING